menurut gw sii … bisa ajaaa instrumen mozart progress IQ , Tapi mungkin untuk bayi .. klo uda gwdw kan uda kebal otaknya .. tapi klo denger instrumen mozart emang bikin hati tenang siiiiiiiiiiii … kek nya semua masalah ilang gituu …Tapi entahlah , mungkin yg udah ahli lebih tau klo mozart effect ga ada …but … mozart always numero uno
Mozart For IQ !!! agree?? Maret 5, 2008
Nama Mozart selalu dikaitkan dengan nama pemusik klasik, yang karyanya saat ini populer di kalangan ibu-ibu hamil. Karena diyakini dapat menaikkan IQ si jabang bayi atau anak, kalau diperdengarkan musik karya Mozart ini ke anak-anak tersebut. Saking nge-trendnya, sampai-sampai sudah menjadi obyek bisnis saat ini. Menjual musik Mozart untuk bayi, menjual ini itu yang terkait dengan musik Mozart untuk IQ anak. Tentu saja ini masih tanda tany, karena bagaimana dengan Mozart itu sendiri yang begitu jenius, tapi waktu kecil tidak pernah mendengar musik Mozart.
Nama Mozart juga terkait dengan satu jenis coklat. Ada satu coklat yang disebut Mozart Kugel (bola Mozart), cokelat yang di dalamnya ada marzipan. Saya tidak tahu kenapa membawa nama Mozart di coklat ini. Tapi coklat ini begitu populer di daerah Jerman-Austria dan ada foto Mozart. Tapi kali ini kita tak membicarakan kedua Mozart itu, tapi Mozart yang terkait Mozart Programming Systemhttp://www.mozart-oz.org]. Lingkungan pemrograman ini memang belum populer di Indonesia atau malah tidak pernah didengar. [
Saat ini bahasa pemrograman tetap berkembang terus, ada 2 bahasa pemrograman yang makin populer di Indonesia, Java, yang sering disebut-sebut bahasa klas enterprise disaingi pula oleh C#. Lazimnya pecinta trend, maka programer di Indonesia banyak yang sangat ngebet belajar bahasa pemrograman yang trendy itu. Akan tetapi sedikit mengetahui bahasa lainnya. Bahasa seperti Ada, Smalltalk, Oberon kurang dikenal, termasuk oleh para mahasiswa bidang komputer. Apalagi yang seperti Haskelhttp://www.haskell.org/] Dylanhttp://www.gwydiondylan.org/], Eiffelhttp://smarteiffel.loria.fr/], Mercuryhttp://www.cs.mu.oz.au/research/mercury/]. [ [ [ [
Mozart Programming System merupakan lingkungan pengembang yang baru untuk sistem aplikasi terdistribusi yang pintar. Sistem ini merupakan hasil riset dari berbagai Universitas selama bertahun-tahun dalam bidang disain dan implementasi bahasa pemrograman, inferensi berbasiskan konstrain, komputasi tersebar, serta interaksi manusia dan komputer. Sebagai hasilnya Mozart memiliki kekuatan ekspresif yang tinggi dan dapat digunakan untuk produksi. Mozart memiliki lingkungan pengembang dan tersedia untuk Unix, Linux dan MS Windows. Bahkan tersedia pula untuk lingkungan IPAQ dengan Linux Familiar. Beberapa proyek riset unggulan di Eropa seperti Peer To Peer PEPITO menggunakan Mozart ini.
Mozart berbasiskan bahasa Oz yang mendukung pemrograman deklaratif, berorientasi obyek, pemrograman dengan konstrain dan juga dukungan konkurensi. Dukungan konkurensi ini sangat penting ketika membuat sistem yang menjalankan sistem di tempat terpisah, dan saling berkomunikasi dan mengubah data tetapi tetap saling menjaga integritas data yang terdistribusi tersebut. Sehingga Mozart dapat digunakan untuk menyusun sistem terdistribusi dengan menyediakan implementasi yang transparan jaringan dan fault tolerance. Mozart sangat cocok untuk sistem seperti perangkat kolaboratif, sistem multi agent dan juga untuk scheduling dan sebagainya. Saat ini telah dikembangkan aplikasi seperti perangkat bantu kolaboratif baru, sistem multi agent, pemahaman bahasa alami, dan juga penyajian pengetahuan (knowledge representation), sistem penjadualan dan sebagainya.






