Dari 100 siswa tersebut, tidak lebih dari 10% siswa yang masih “berceloteh” melalui blognya ternyata “memiliki pengetahuan baru” yang lumayan signifikan pada mata pelajaran produktif yang saya berikan. Terbukti dengan beberapa soal berkaitan seputar “general internet” yang saya sisipkan pada soal ujian semester, hanya 5% yang dapat menjawabnya dengan tepat.
Membudayakan weblog kepada siswa sepertinya harus benar-benar mendapat perhatian khusus agar mereka tidak terlalu jauh terlempar dari industri informasi global.






